DISNAK PURWAKARTA JAMIN HEWAN QURBAN DARI PURWAKARTA AMAN


PURWAKARTA, (PRLM).- Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnak) Kabupaten Purwakarta menolak tudingan hewan ternak yang berasal dari Purwakarta sangat rentan terifenksi bakteri Anthrax. Pasalnya, sejak di Desa Ciparungsari, Kecamatan Cibatu, Purwakarta ditemukan burung unta tahun 1999 yang terkena anthrax, pemerintah daerah langsung melakukan upaya depopulasi burung unta di daerah tersebut sehingga tidak mungkin bakteri anthrax menyebar ke hewan ternak lainnnya seperti sapi maupun kambing. Bahkan, secara rutin Dinas Peternakan dan Perikanan melakukan vaksinasi terhadap hewan ternak.

Demikian disampaikan Kepala Disnak Purwakarta, Herry Herawan didampingi staf Bidang Peternakan drh. Wini Karmila dan Dang Akmal petugas vaksinator kepada “PRLM”, Selasa (2/11), di ruang kerjanya. Menurutnya, sejak di Desa Ciparungsari, Kecamatan Cibatu, Purwakarta, ditemukan anthrax yang menyerang burung unta. Pemerintah daerah langsung melakukan langkah-langkah antisipasi termasuk memusnahkan seluruh burung unta yang ada di area peternakan tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan Disnak Purwakarta berkaitan dengan pernyataan dari Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan (DPPK) Kabupaten Bekasi yang menolak pasokan hewan qurban dari Purwakarta dan Kabupaten Bogor. Pasalnya, hewan ternak yang berasal dari kedua daerah tersebut pernah terserang anthrax.

Dikatakan Kadisnak Purwakarta, setelah anthrax menyerang burung unta tidak ditemukan adanya hewan ternak seperti sapi maupun kambing yang terkena anthrax. Artinya, sejak tahun 1999 lalu saat anthrax ditemukan, di Purwakarta belum pernah ada hewan ternak seperti sapi maupun kambing yang terserang anthrax.

Dijelaskan, di daerah yang ditemukan antrax tersebut bukan merupakan area peternakan sehingga tidak mungkin bakteri anthrax tersebut menyerang sapi dan kambing. “Instansi terkait langsung melakukan upaya sterilisasi terhadap daerah Ciparungsari guna melokalisir bakteri anthrax tidak menyebar ke tempat lain,” katanya.

Selain itu, kata Herry Herawan, berkaitan dengan penanganan hewan qurban, Dinas Peternakan dan Perikanan Purwakarta menjelang idul qurban selalu melakukan pemeriksaan terhadap hewan qurban baik dari Purwakarta maupun yang berasal dari luar daerah. “Hewan qurban yang sudah dinyatakan sehat oleh Dinas Peternakan dan Perikanan diberi label (peneng) sehat sehingga layak untuk dikonsumsi,” kata Herry. (A-86/das) ***

 

SUMBER :

http://purwakartakab.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=219:disnak-purwakarta-jamin-hewan-qurban-dari-purwakarta-aman&catid=35:terkini&Itemid=92

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s